Berita  

Wamenag Mengajak Pasangan Baru Mewujudkan Keluarga Harmonis

Wamenag Ingatkan Pengantin Baru: Keluarga Harmonis Jadi Fondasi Kehidupan Berbangsa

Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari kerja bersama untuk membangun rumah tangga yang selaras. Pesan itu ia sampaikan kepada pasangan baru dalam kegiatan nikah massal yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Barat di Jakarta, Kamis. Menurut Saiful, keluarga yang harmonis akan memberi dampak lebih luas, bukan hanya bagi pasangan, tetapi juga bagi kehidupan sosial dan kebangsaan.

Pernikahan Dipandang sebagai Ruang Menyatukan Perbedaan

Dalam sambutannya, Saiful mengingatkan bahwa setiap pernikahan selalu mempertemukan dua pribadi dengan latar belakang yang berbeda. Karena itu, menurut dia, pasangan perlu menyadari sejak awal bahwa rumah tangga dibangun melalui kesepakatan, saling menyesuaikan, dan kesediaan untuk berjalan bersama. Ia menilai, perbedaan bukan hambatan, melainkan hal yang harus dikelola agar menjadi kekuatan dalam keluarga.

“Dengan mewujudkan keluarga harmonis maka akan menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis juga,” ujar Saiful di sela kegiatan yang berlangsung di aula Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari, RT 03/14, Duri Kosambi, Cengkareng.

Bagian dari Rangkaian Lebaran Nahdliyyin

Kegiatan nikah massal tersebut merupakan rangkaian Lebaran Nahdliyyin dalam rangka Hari Santri Nasional 2023 yang digelar pada 19 hingga 22 Oktober 2023. Selain nikah massal, agenda itu juga diisi berbagai kegiatan lain, mulai dari festival tumpeng, catur, jalan sehat, kasidah, hingga bazar. Seluruh rangkaian dirancang sebagai ruang kebersamaan sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

Ketua PCNU Jakarta Barat Agus Salim mengatakan, nikah massal itu diikuti 12 pasangan warga Jakarta Barat. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian PCNU Jakbar terhadap warga yang membutuhkan, terutama mereka yang ingin memastikan status perkawinannya tercatat secara resmi.

Apresiasi dari Pemkot Jakarta Barat

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto turut mengapresiasi pelaksanaan nikah massal yang digagas PCNU Jakbar. Ia menilai kegiatan itu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Jakarta Barat. Menurut Uus, program seperti ini menunjukkan bahwa organisasi masyarakat dapat hadir langsung membantu kebutuhan warga melalui kegiatan yang bernilai sosial.

Sebelumnya, Pemkot Jakbar juga menyediakan kuota bagi 45 pasangan di setiap kecamatan untuk mengikuti layanan nikah massal. Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Barat Gentina Arifin menjelaskan bahwa program tersebut ditujukan untuk mencatatkan perkawinan pasangan non-Muslim yang telah melaksanakan pemberkatan di rumah ibadah masing-masing, namun belum tercatat pada Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.