Kepolisian mengamankan sembilan pemuda yang diduga hendak terlibat tawuran di tiga titik berbeda di Jakarta Selatan pada Minggu dini hari. Aksi pencegahan ini dilakukan Tim Patroli Perintis Presisi (TPPP) Polres Metro Jakarta Selatan dalam rangka patroli rutin untuk meredam potensi tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan.
Patroli Dini Hari Berujung Penangkapan
Kepala Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Rosa Witarsa mengatakan, patroli berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Dalam operasi itu, tim yang beranggotakan sembilan personel bergerak menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.
Di salah satu titik, petugas menemukan tiga barang bukti berupa dua parang dan satu stik golf. Setelah itu, patroli dilanjutkan dan tim kembali melakukan pengejaran terhadap sekelompok pemuda yang diduga bersiap melakukan tawuran. Dalam proses pengejaran tersebut, sebuah senjata tajam sempat dilempar ke jalan.
Dua Pemuda Diamankan di Setiabudi
Pada pukul 04.00 WIB, petugas mengamankan dua pemuda berinisial MS (17) dan RDU (16) di Jalan Kawi Raya, Setia Budi. Keduanya diduga akan terlibat tawuran. Dari lokasi itu, polisi turut menemukan satu ponsel yang disebut digunakan untuk merekam saat aksi tawuran berlangsung.
Enam Pemuda Lain Ditangkap di Pasar Minggu
Tak lama berselang, sekitar pukul 04.30 WIB, TPPP bersama warga setempat kembali mengamankan enam pemuda di Jalan Raya Poltangan, Pasar Minggu. Mereka masing-masing berinisial H (19), LPV (20), AM (14), MA (15), FF (15), dan MN (16). Menurut Rosa, saat pengejaran berlangsung ada pihak yang melempar celurit, dan petugas kemudian menemukan satu celurit serta empat ponsel sebagai barang bukti.
Seluruh rangkaian patroli tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Selatan untuk menekan aksi tawuran yang kerap muncul pada jam-jam rawan, sekaligus mencegah gangguan keamanan lain di wilayah hukumnya.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












