Berita  

Pos Pantau Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Alami Ketinggian Muka Air yang Tinggi

BPBD DKI Jakarta kembali meningkatkan kewaspadaan setelah Pintu Air Pasar Ikan-Laut di Penjaringan, Jakarta Utara, resmi naik status menjadi Siaga 2 pada Kamis pagi. Kenaikan ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi cuaca gerimis dan disertai bertambahnya tinggi muka air dalam waktu singkat. Di saat yang sama, sejumlah pos pantau lain di wilayah ibu kota juga masih berada pada level waspada, menandakan potensi perubahan situasi yang perlu terus dipantau.

Pintu Air Pasar Ikan Naik Bertahap Sejak Pagi

Berdasarkan data resmi BPBD DKI Jakarta, tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan tercatat mencapai 211 sentimeter pada pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, ketinggian air berada di angka 190 sentimeter pada pukul 06.00 WIB, lalu naik lagi menjadi 200 sentimeter pada pukul 07.00 WIB. Pola kenaikan bertahap dalam waktu dua jam itu membuat status pintu air tersebut dinaikkan ke Siaga 2.

Selain Pintu Air Pasar Ikan, beberapa pos pantau lain juga menunjukkan kondisi yang belum sepenuhnya aman. Pos Manggarai, Pos Pesanggrahan, dan Pos Angke Hulu tercatat berada pada status Siaga 3. Kondisi serupa juga terjadi di Pos Karet dan Pos Krukut Hulu, yang menandakan perlunya kewaspadaan lebih lanjut, terutama bagi wilayah yang berada di jalur aliran air.

Sejumlah Titik Masih Normal, Tapi Pemantauan Tetap Ketat

Di sisi lain, tidak semua pos pantau menunjukkan kenaikan signifikan. Katulampa di Bogor, Jawa Barat, serta Pos Depok masih berada dalam status normal. Meski begitu, BPBD DKI tetap menaruh perhatian pada perkembangan di titik-titik lain karena perubahan tinggi muka air dapat berlangsung cepat, terutama saat cuaca tidak stabil.

BPBD Sebar Peringatan ke Warga dan Aparat Wilayah

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, BPBD DKI Jakarta telah menyebarkan informasi melalui media sosial, Sistem Peringatan Dini Bencana atau DEWS, serta menyampaikan pemberitahuan kepada camat dan lurah. Langkah ini dilakukan agar informasi siaga dapat segera diteruskan ke masyarakat di wilayah rawan.

Warga juga diingatkan untuk segera menghubungi pusat informasi Jakarta Siaga di nomor 112 jika menghadapi kondisi darurat. Informasi terbaru dari pos pantau air menjadi acuan penting bagi warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan genangan maupun banjir di sejumlah titik Jakarta.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.