Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta menekan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 dengan sebaik mungkin untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut.
Dalam sebuah pertemuan di kawasan Sentul, Bogor, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, “Dana untuk penanganan banjir sudah diperbesar. Saya meminta pinggiran-pinggiran kali diperlebar serta membangun rumah susun lagi.”
Prasetyo menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta perlu memberikan perhatian khusus untuk menangani banjir sehingga masalah tersebut dapat terselesaikan pada tahun 2024. Menurutnya, fokus penanganan banjir meliputi pelebaran dan pengerukan kali harus dilakukan secara konsisten. Prasetyo juga mencatat bahwa saat ini penanganan banjir sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Ia juga menekankan pentingnya Pemprov DKI Jakarta untuk memprioritaskan penanganan banjir sebagai langkah untuk memperbaiki Jakarta sebagai kota global di masa depan. DPRD Provinsi DKI Jakarta telah menyetujui APBD tahun 2024 sebesar Rp81,71 triliun dengan enam program prioritas, termasuk penanggulangan banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat telah menyebabkan genangan di beberapa wilayah DKI Jakarta. Namun, dengan penanganan yang cepat genangan tersebut dapat surut, kecuali di Jalan Kemang Raya, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2683366/dprd-dorong-pemprov-dki-gunakan-apbd-2024-untuk-atasi-banjir












