Ponsel pintar telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, bahkan banyak orang yang terbiasa bermain ponsel sebelum tidur dan akhirnya tertidur karena keasyikan. Namun, kebiasaan ini sebenarnya memiliki dampak buruk bagi tubuh. Dalam survei yang dilakukan di Norwegia, ditemukan bahwa penggunaan ponsel sebelum tidur dapat meningkatkan risiko insomnia hingga 59 persen. Aktivitas layar ponsel diketahui mengganggu pola tidur manusia karena cahaya layar yang mengelabui otak dan tubuh, sehingga ritme sirkadian terganggu.
Selain dampak buruk tersebut, penggunaan ponsel sebelum tidur juga dapat merusak daya ingat otak. National Institutes of Health menyebutkan bahwa penggunaan ponsel sebelum tidur mempengaruhi pola tidur dan mengurangi kemampuan kognitif seseorang. Hal ini terutama berlaku untuk anak-anak dan remaja yang perlu membatasi penggunaan layar ponsel agar mendapat tidur yang berkualitas dan meningkatkan kemampuan kognitif mereka.
Selain insomnia dan gangguan daya ingat, penggunaan ponsel sebelum tidur juga mempengaruhi kesehatan mental. Penelitian dari National Institutes of Health menunjukkan bahwa depresi seringkali muncul pada orang dewasa dengan tingkat penggunaan ponsel tinggi. Kualitas tidur yang buruk akibat bermain ponsel sebelum tidur dapat menyebabkan masalah mental dan berdampak negatif bagi kesehatan, seperti risiko serangan jantung atau diabetes. Oleh karena itu, menghentikan kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur adalah langkah yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental.












