Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan kritikan keras terhadap praktik korupsi di perdagangan beras Indonesia, berjanji untuk memberantas perusahaan yang memasukkan ulang dan menaikkan harga beras bersubsidi. Pada perayaan ulang tahun ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Rabu malam (23 Juli), Presiden mengungkapkan bahwa skema tersebut menghabiskan hingga Rp100 triliun setiap tahunnya. Prabowo menyesalkan praktik tersebut sebagai tindakan kriminal yang merampok rakyat dan melanggar Konstitusi langsung. Dia mengatakan bahwa ini adalah pencurian yang tidak hanya salah tetapi juga kriminal, dan menekankan bahwa kerugian tersebut seharusnya dapat digunakan untuk perbaikan penting dalam layanan publik. Presiden juga telah memerintahkan Kepala Kepolisian Negara dan Jaksa Agung untuk segera mengambil tindakan. Ini bukan tentang keinginan Prabowo, tapi itu adalah perintah Konstitusi yang harus dijalankan. Prabowo menegaskan bahwa sektor-sektor vital yang mempengaruhi mata pencaharian rakyat harus dikontrol oleh negara sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945. Link sumber: “Source link”
Home
prabowo
Prabowo's Crackdown on Companies Cheating Rice Distribution: Rp100 Trillion Lost Annually
Prabowo’s Crackdown on Companies Cheating Rice Distribution: Rp100 Trillion Lost Annually
Read Also
Recommendation for You

Presiden RI Prabowo Subianto kembali ke tanah air setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan…

Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, baru saja kembali dari kunjungan ke Beijing, Tiongkok. Dalam kunjungan tersebut,…

Pertemuan antara Prabowo Subianto dan Xi Jinping di Beijing menghasilkan kesepakatan penting dalam menangani berbagai…

Pada hari yang cerah tanggal 3 September, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menerima kunjungan dari Presiden…

Gelombang kritik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan sejumlah organisasi mahasiswa akhirnya dijawab pimpinan DPR…

