Microgreen atau tumbuhan kecil hijau merupakan varietas tumbuhan yang memiliki ukuran kecil, sekitar 2,5-7,5 sentimeter, dan dapat dipanen dalam waktu 2-3 minggu setelah ditanam. Meskipun sering disamakan dengan kecambah, microgreen sebenarnya adalah tumbuhan yang telah melewati tahap kecambah. Terdapat lebih dari 100 jenis microgreen yang berbeda, namun jenis yang paling populer untuk dikonsumsi meliputi microgreen amaranth, selasih, brokoli, sawi, pakchoi, borage, dan bit. Tumbuhan mungil ini kaya akan nutrisi, mulai dari vitamin hingga mineral, yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Misalnya, microgreen brokoli tinggi akan vitamin E, sementara microgreen selada memiliki kandungan vitamin A yang tinggi.
Selain itu, microgreen juga mengandung antioksidan yang baik untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Sayuran ini dapat dikonsumsi langsung, dimasak, dijadikan hiasan pada makanan, atau sebagai tambahan dalam smoothie. Sebuah artikel dari Medical News Today menyebutkan bahwa meskipun tidak terdapat bahaya yang signifikan dalam mengonsumsi microgreen secara rutin, namun tumbuhan ini berpotensi terkontaminasi oleh bakteri yang berasal dari tanah atau air. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kebersihan tempat pertumbuhan dan menyimpan microgreen dalam suhu maksimum 5 derajat Celsius.
Jika tertarik, microgreen juga bisa ditanam sendiri di rumah. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menabur benih microgreen ke dalam wadah berisi tanah, kemudian merawatnya dengan menyiram tanah sesuai kebutuhan dan menempatkannya di tempat yang terpapar sinar matahari selama 12-16 jam per hari. Setelah 7-10 hari, microgreen siap dipanen. Dengan kandungan nutrisi yang melimpah dan cara menanam yang mudah, microgreen bisa menjadi pilihan yang menarik untuk meningkatkan asupan nutrisi sehari-hari.












