Permainan daring seperti Roblox, yang digemari oleh anak-anak, menjadi tempat yang rentan bagi predator seksual menurut Ketua Communication and Information System Security Research Center, Pratama Persadha. Karakteristik platform yang terbuka dan interaktif membuat hampir semua permainan daring memungkinkan komunikasi antara pemain, tanpa memisahkan antara anak-anak dan orang dewasa. Namun, perlindungan anak dalam gim-gim ini dinilai masih belum memadai oleh Pratama, terutama karena sistem keamanan yang ditingkatkan oleh Roblox masih terbukti tidak cukup. Ancaman ini semakin diperparah dengan metode verifikasi usia yang tidak akurat dan fitur percakapan terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh para predator seksual.
Tanda-tanda predator seksual umumnya adalah orang-orang yang telah dihukum atas pelanggaran seksual berdasarkan hukum pidana. Pola perilaku yang meningkatkan risiko kekerasan seksual adalah ciri-ciri yang perlu diwaspadai. Ada tujuh tanda predator seksual yang perlu diidentifikasi, seperti manipulatif, cenderung mengabaikan batasan pribadi, dan mencari individu rentan untuk dijadikan korban. Predator seksual juga cenderung menciptakan percakapan yang seksualisasi dan menyimpan riwayat perilaku seksual yang mencurigakan. Kerahasiaan dan penghindaran juga menjadi sikap umum yang dimiliki oleh predator seksual. Dengan menjaga kewaspadaan terhadap tanda-tanda ini, diharapkan bisa membantu melindungi para anak dari ancaman predator seksual.












