Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 13 kilogram berhasil digagalkan oleh Tim Gabungan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL, Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman, Unit Intel Kodim 0911/Nunukan, dan Polsek Lumbis di Jalan Transkaltimtra, Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Jumat dini hari. Kegiatan dimulai ketika personel Satgas Pamtas curiga terhadap sebuah mobil Toyota Avanza hitam di sekitar Mess Pos Koki. Setelah dilakukan pembuntutan dan koordinasi dengan intelijen serta Polsek Lumbis, Tim Gabungan memeriksa dua kendaraan yang dicurigai.
Saat pemeriksaan dilakukan, pengemudi salah satu kendaraan melarikan diri dan meninggalkan tas ransel di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan terhadap tas tersebut, ditemukan 13 bungkus sabu dalam kemasan plastik bertuliskan Racun Tikus dengan total berat sekitar 13 kilogram. Tim Gabungan kemudian melakukan koordinasi dan pengejaran terhadap kendaraan pelaku. Satu pelaku berhasil diamankan di wilayah Bulungan, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri. Barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Lumbis sebelum diantar ke Polres Nunukan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kerja sama lintas instansi antara Satgas Pamtas, SGI, Unit Intel Kodim, dan Polsek Lumbis dinilai sangat efektif dalam menggagalkan upaya penyelundupan tersebut. Sinergi ini membuktikan kesiapsiagaan aparat di wilayah perbatasan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara dari ancaman narkotika. Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha mengapresiasi kesigapan prajurit di lapangan yang bertindak cepat dan tepat, sambil menegaskan komitmen Kodam VI/Mlw dalam mendukung upaya pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba, terutama di wilayah perbatasan.
Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, Kapendam VI/Mulawarman, menambahkan bahwa pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ia menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak boleh mengenal kompromi. TNI akan terus berdiri di garis depan bersama aparat lain untuk melindungi generasi bangsa dari bahaya narkoba. Kodam VI/Mlw akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat di wilayah perbatasan untuk menciptakan lingkungan yang aman, bersih dari narkoba, dan kondusif bagi masyarakat di perbatasan.












