Berita  

Kisah Sukses Planetarium Jakarta: Dari Tutup 13 Tahun Hingga Kembali Berjaya

Setelah lebih dari satu dekade tidak beroperasi, Planetarium Jakarta kini telah kembali dibuka untuk publik. Planetarium ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sains dan astronomi, serta menawarkan pengalaman wisata pengetahuan yang menarik bagi semua kalangan. Setelah vakum selama 13 tahun, Planetarium Jakarta dibuka kembali pada tanggal 25 Desember 2025 oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Pembukaan kembali fasilitas ini tidak hanya membangkitkan sebuah bangunan ikonik, tetapi juga mengaktifkan kembali peran edukasi yang penting.

Planetarium ini diposisikan sebagai pusat pembelajaran sains yang menyediakan pengalaman imersif dan interaktif. Dilengkapi dengan teknologi visualisasi astronomi digital dan AI Virtual Host, Planetarium Jakarta bertujuan untuk memberikan wawasan seputar astronomi dan sejarah secara imersif. Sejarah Planetarium Jakarta dimulai pada 1964 ketika pembangunan gedung dimulai atas gagasan Presiden Soekarno. Planetarium dan Observatorium Jakarta diresmikan pada 1968 oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin.

Setelah mengalami masa tidak beroperasi sejak 2012, Planetarium Jakarta kini mengalami renovasi dan revitalisasi sebagai bagian dari program peremajaan kawasan Taman Ismail Marzuki. Melalui proses ini, Planetarium diarahkan untuk menjadi kawasan observatorium luar angkasa yang lebih modern dengan fasilitas yang diperbarui dan ditingkatkan. Diharapkan bahwa dengan pembaruan ini, Planetarium Jakarta dapat kembali menjadi destinasi wisata edukatif dan hiburan terkemuka di Jakarta. Dengan kembalinya Planetarium Jakarta, masyarakat dapat menikmati pembelajaran sains dan astronomi yang menarik serta pengalaman wisata pengetahuan yang berbeda.

Source link