Pada 22 April 2026, kelompok pertama jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi. Dalam kondisi cuaca ekstrem dan agenda yang padat, persiapan fisik menjadi krusial terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki penyakit kronis. Untuk membantu dalam hal ini, Nusuk Haji Arab Saudi menyediakan panduan kesehatan khusus bagi kedua kelompok tersebut. Mulai dari pengaturan obat-obatan, persiapan dokumentasi medis, alat kesehatan yang diperlukan, hingga serangkaian tips untuk menjaga kebugaran fisik selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
Rekomendasi kesehatan yang wajib diperhatikan oleh jemaah lansia dan penderita penyakit kronis termasuk konsultasi medis menyeluruh sebelum keberangkatan. Evaluasi kesehatan ini sangat penting terutama bagi jemaah dengan kondisi penyakit kronis berat. Dokumentasi medis yang lengkap juga harus disiapkan, termasuk rincian kondisi kesehatan dan daftar obat-obatan yang rutin dikonsumsi.
Selain itu, jemaah haji disarankan membawa stok obat-obatan pribadi yang cukup serta memperhitungkan penyesuaian jadwal konsumsi obat dengan perbedaan zona waktu antara Indonesia dan Arab Saudi. Selain vaksinasi wajib haji, jemaah juga diimbau untuk memperbarui status vaksin tertentu sebelum keberangkatan.
Bagi jemaah yang memerlukan alat kesehatan khusus, seperti alat bantu pernapasan atau kursi roda, disarankan untuk memastikan ketersediaan serta pemeliharaan alat tersebut. Mengatur aktivitas fisik dengan bijak, membatasi aktivitas yang berlebihan, serta respons cepat terhadap keluhan kesehatan juga menjadi bagian penting dari panduan kesehatan yang diberikan.
Dengan memperhatikan rekomendasi kesehatan yang telah disediakan, diharapkan jemaah lansia dan penderita penyakit kronis dapat menjalani ibadah haji dengan lancar dan tetap menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci.












