Specialis Onkologi Tekankan Pentingnya Pendekatan Multidisiplin dalam Penanganan Kanker
Menangani pasien kanker memerlukan pendekatan yang kompleks dan terkoordinasi antara berbagai disiplin ilmu medis. Hal ini ditekankan oleh pakar onkologi dari The University of Texas MD Anderson Cancer Center, Banu Arun, dalam acara The 6th Siloam Oncology Summit 2026 di Jakarta.
Banu Arun menjelaskan bahwa setiap pasien kanker memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga penanganan yang tepat memerlukan kerjasama tim dari berbagai spesialis medis. Proses multidisiplin ini dianggap krusial untuk memastikan akurasi diagnosa dan pengobatan yang lebih presisi.
Kompleksitas dalam Menentukan Prioritas Pengobatan
Salah satu tantangan yang sering dihadapi oleh para dokter adalah menentukan urutan perawatan yang diperlukan oleh pasien kanker. Apakah pasien tersebut harus menjalani terapi obat, ataukah perlu lebih dulu menjalani radioterapi? Keputusan ini tidak bisa diambil sepihak, melainkan melalui diskusi yang melibatkan beragam ahli dari berbagai disiplin.
Menurut Banu Arun, proses konsultasi multidisiplin sebelum menentukan rencana pengobatan untuk pasien kanker sangatlah penting. Melibatkan minimal 3 dokter ahli dari bidang onkologi medis, bedah, dan radiologi akan memastikan bahwa pasien mendapatkan penanganan yang komprehensif dan terpersonalisasi.
Kolaborasi lintas Profesi untuk Pemerataan Akses Perawatan Kanker
Dr. Adityawati Ganggaiswari dari RS MRCCC Siloam Semanggi juga menyatakan pentingnya kolaborasi lintas profesi dalam menangani kanker. Tidak hanya melibatkan dokter spesialis, namun juga perawat onkologi, fisikawan medis, dan radiografer turut berperan dalam memastikan pasien mendapatkan perawatan terbaik.
Adityawati menekankan bahwa konsep multidisiplin harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengetahuan dan teknologi terkini dalam penanganan kanker dapat tersebar merata di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, pendekatan multidisiplin dalam penanganan kanker tidak hanya meningkatkan akurasi diagnosa dan pengobatan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan perawatan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.












