Pacuan Kuda Pantai: Meningkatkan Ekonomi Desa

Pangandaran Fokus Akselerasi Perekonomian di Bidang Pariwisata

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin H.M.M., menekankan pentingnya penyelarasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam rapat paripurna baru-baru ini.

Potensi Pariwisata Pangandaran

Asep menyatakan bahwa fokus utama pengembangan Kabupaten Pangandaran tahun depan adalah pada sektor pariwisata. Untuk mencapai tujuan ini, langkah-langkah strategis perlu segera diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah. Diantaranya adalah:

Penguatan Aksesibilitas dan Event Attractions

Langkah pertama yang akan ditekankan adalah penguatan aksesibilitas ke destinasi pariwisata dan pengaktifan kembali event-event skala nasional dan internasional. Asep mendorong penetapan kalender event resmi yang konsisten sebagai upaya untuk meningkatkan atraksi pariwisata.

Beberapa acara potensial seperti International Kite Festival, Hajat Laut dan Syukuran Nelayan, dan pacuan kuda pinggir pantai Pangandaran menjadi fokus utama. Potensi olahraga air seperti surfing, bodyboard, stand-up paddle di Batukaras dan Green Canyon juga akan dikembangkan secara profesional.

Pengembangan Desa Wisata dan Digitalisasi

Langkah strategis kedua adalah memanfaatkan desa wisata sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat setempat. Diperlukan pembinaan dan pendampingan dari pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi alam dan budaya di desa-desa Pangandaran.

Selain itu, pentingnya digitalisasi dan penguatan lembaga seperti Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) akan menjadi fokus. Pola digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan pendapatan daerah dan memperluas pemasaran digital destinasi wisata serta produk UMKM lokal.

Pendekatan Pentahelix untuk Pertumbuhan Ekonomi

Dalam upaya menciptakan sektor pariwisata yang inklusif, Asep menjelaskan pentingnya menerapkan pendekatan kolaboratif pentahelix. Melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan komunitas lokal diharapkan akan meningkatkan pendapatan daerah, jumlah kunjungan wisatawan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Target utama dari strategi ini adalah meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), pertumbuhan kunjungan wisata, serta penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Pangandaran.

Source link