Skateboard, olahraga ekstrem yang begitu digemari, melibatkan aksi-aksi atraktif di atas papan seluncur dengan rintangan maupun tanpa, sambil menjaga keseimbangan. Skateboard sendiri terdiri dari papan tertentu dengan dua truk, bantalan roda, dan empat roda kecil. Lebih dari sekadar olahraga, skateboard telah menjadi gaya hidup dengan ciri khas tersendiri dalam pakaian, bahasa gaul, dan kebiasaan khas para skateboarder.
Olahraga skateboard berasal dari California, Amerika Serikat, pada sekitar tahun 1960-an, ketika para peselancar menciptakan skateboard sebagai hiburan pengganti saat tidak ada ombak laut. Awalnya, skateboard berkembang dari Crate Scooters ke papan beroda yang dipasangkan pada peti kayu sederhana. Popularitas global skateboard mulai melejit pada tahun 1990-an, terutama setelah Tony Hawk memperkenalkannya secara luas melalui atraksi udara dan teknik flip miliknya.
Skateboard bisa dimainkan di jalanan umum atau taman skate, dengan penggunaan perlengkapan pelindung seperti helm, pelindung lutut, dan siku yang sangat dianjurkan. Ada berbagai gaya dalam olahraga ini, seperti freestyle, downhill, downhill slide, vertikal, street style, dan mini-ramps. Kompetisi skateboard memiliki dua kategori utama, yaitu Street dan Half Pipe, di mana para juri menilai tingkat kesulitan dan kelancaran trik yang dilakukan oleh peserta.
Sejarah Hari Skateboard Sedunia dimulai pada 2004 oleh Don Brown dan Per Welinder, dengan dukungan dari International Association of Skateboard Companies (IASC). Skateboard telah menjadi bagian dari budaya selancar sejak era 1950-an, dengan skateboard dijuluki sebagai “sidewalk surfing” atau “selancar di trotoar.” Meskipun menghadapi tantangan pada awalnya, popularitas olahraga skateboard terus meningkat dan mendapat perhatian dunia, terutama dengan atlet-atlet skateboard dari Brasil yang mulai menonjol secara internasional sejak dekade 1990-an.












