4 Tips Kesehatan dari Mahathir Mohamad di Usia 100 Tahun
Di usia yang mencapai seabad, Mahathir Mohamad menunjukkan bahwa umur panjang bukan sekadar soal angka, melainkan soal cara menjalani hidup. Mantan Perdana Menteri Malaysia itu genap berusia 100 tahun pada 10 Juli 2025, dan di momen itu, perhatiannya terhadap kesehatan justru menjadi sorotan. Ia tetap aktif, baik secara fisik maupun mental, dengan kebiasaan yang menurutnya sederhana tetapi konsisten.
Tetap Bergerak, Meski dengan Aktivitas Ringan
Mahathir menekankan pentingnya menjaga tubuh agar tidak terlalu lama pasif. Menurutnya, berjalan kaki atau sekadar mengerjakan pekerjaan rumah tangga bisa membantu mempertahankan daya tahan otot serta melancarkan aliran darah. Bagi dia, aktivitas fisik tidak harus selalu berat, tetapi harus dilakukan rutin agar tubuh tetap terlatih dan tidak cepat melemah.
Otak Juga Perlu Dilatih
Selain tubuh, Mahathir juga memberi perhatian besar pada kesehatan pikiran. Membaca, menulis, dan berinteraksi dengan orang lain disebutnya sebagai cara untuk menjaga otak tetap aktif. Di usia lanjut, kebiasaan ini menjadi penting karena membantu seseorang tetap terhubung dengan lingkungan sekaligus menjaga ketajaman berpikir.
Jaga Emosi dan Pilih Aktivitas yang Bermakna
Salah satu hal yang membuat Mahathir tetap bugar adalah keterlibatannya dalam kegiatan yang ia anggap menyenangkan dan punya makna. Setelah tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri, ia masih aktif dalam diskusi politik. Aktivitas seperti ini, menurut pendekatan hidupnya, ikut menjaga kesehatan mental dan kestabilan emosi agar tidak mudah turun karena rasa sepi atau kehilangan peran.
Disiplin dalam Pola Hidup dan Makan
Mahathir juga menyoroti pentingnya pengelolaan pola hidup. Ia menekankan perlunya menjaga makanan yang dikonsumsi, mengendalikan emosi, serta menjauhi kebiasaan merokok dan alkohol. Baginya, kesehatan yang baik lahir dari kebiasaan yang dijaga terus-menerus, bukan dari langkah sesaat. Disiplin menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar terasa dalam jangka panjang.
Dengan kombinasi gerak tubuh, latihan pikiran, aktivitas yang bermakna, dan pola hidup yang tertata, Mahathir Mohamad memperlihatkan bahwa kualitas hidup di usia lanjut sangat ditentukan oleh konsistensi. Empat kebiasaan itu menjadi gambaran sederhana bahwa menjaga kesehatan tidak selalu rumit, tetapi menuntut komitmen yang tidak mudah goyah.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












