Penyebab Pasien Koma Bertahan Puluhan Tahun: Faktor Penyebabnya

Pangeran Arab Saudi yang dikenal dengan julukan Sleeping Prince, Alwaleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, akhirnya meninggal dunia dalam usia 36 tahun setelah mengalami koma selama dua dekade. Sejak terlibat dalam kecelakaan mobil pada usia 15 tahun, Pangeran ini dirawat intensif di King Abdulaziz Medical City, Riyadh. Meski ayahnya menolak untuk mencabut alat bantu hidupnya, harapan untuk keajaiban terus ditunjukkan melalui unggahan media sosial yang menunjukkan momen kebersamaan dan respons fisik ringan dari sang anak

Pangeran Alwaleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud wafat dan kabar tersebut diumumkan langsung oleh sang ayah pada Sabtu, 19 Juli 2025. Pemakamannya dijadwalkan pada Ahad, 20 Juli 2025, di Masjid Agung Imam Turki bin Abdullah, Riyadh.

Kondisi koma dijelaskan secara medis sebagai hilangnya kesadaran dalam waktu lama. Pasien koma tidak dapat merespons lingkungan sekitarnya dan diperlukan penanganan cepat dan intensif. Beberapa penyebab koma antara lain trauma kepala berat, stroke, tumor otak, diabetes, kekurangan oksigen, infeksi otak, kejang berkepanjangan, paparan racun, overdosis obat dan alkohol.

Tanda dan gejala pasien koma meliputi mata yang tertutup, tidak adanya respons terhadap cahaya, reaksi motorik yang minimal, tidak merespons suara atau sentuhan, pernapasan tidak normal, dan kesulitan menjalankan fungsi dasar seperti berbicara. Faktor risiko yang meningkatkan peluang koma termasuk cedera kepala parah, riwayat stroke, gangguan pembuluh darah, diabetes, gangguan sirkulasi darah, epilepsi, infeksi berat, dan penggunaan obat-obatan dalam jumlah berlebihan.

Source link