Pada tanggal 30 Juli 2025, di Serdang Bedagai, cerita haru terungkap dari Aslina, seorang perempuan paruh baya yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cempedak Lobang, Sei Rampah. Kehadiran pak Presiden dan beberapa kepala daerah lain memberikan harapan baru baginya. Sebelumnya, Aslina hanya seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan tetap. Dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kini ia ikut serta dalam menyediakan makanan sehat untuk anak-anak sekolah di sekitar lingkungannya. Bersama dengan Normawati, yang juga merasakan manfaat serupa, keduanya mengalami perubahan positif dalam kehidupan mereka.
Tidak hanya ibu rumah tangga, Shinta Ramadana juga merasakan dampak positif dari program MBG setelah sempat menganggur. Sebagai bagian dari tim yang menyiapkan makanan, Shinta dengan semangat melaksanakan tugasnya. Hal ini juga berdampak pada ribuan pekerja lainnya yang mendapat kesempatan untuk mendapatkan penghasilan melalui program ini. Data dari Badan Gizi Nasional menunjukkan bahwa sampai saat ini, 93.572 tenaga kerja telah terserap melalui program ini di 2.378 unit SPPG di berbagai daerah.
Program MBG tidak sekadar tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat dan menciptakan harapan baru melalui dapur-dapur yang menjadi pusat aktivitas positif bagi banyak orang. Keberhasilan program ini memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat dan memberikan harapan untuk masa depan yang lebih baik.


