Hasil Kongres PWI: 2 Soal Krusial Hukum Kriminal Diputuskan

Kongres Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang akan digelar di Cikarang, Kabupaten Bekasi, memasuki tahap akhir persiapan dengan dua keputusan penting yang akhirnya disepakati. Menjelang forum besar itu, Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung Hendry Ch Bangun dan Ketua Umum PWI hasil KLB Zulmansyah Sekedang mencapai titik temu atas dua isu yang sejak awal dinilai paling sensitif: pengganti anggota Steering Committee (SC) yang meninggal dunia dan mengundurkan diri, serta penetapan peserta kongres.

Kesepakatan Dicapai Setelah Mediasi

Kesepakatan tersebut lahir setelah serangkaian negosiasi yang dimediasi anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi. Dengan tercapainya titik temu ini, Steering Committee dan Organizing Committee (OC) Kongres Persatuan dapat melanjutkan pekerjaan tanpa hambatan berarti, termasuk memastikan forum berjalan sesuai agenda yang telah disusun.

Untuk urusan peserta, disepakati kehadiran perwakilan dari 39 provinsi serta cabang khusus Solo. Komposisi itu disebut mengikuti aturan PWI, sehingga jalannya kongres memiliki dasar yang jelas dan tidak lagi menyisakan perdebatan soal keabsahan peserta.

SC Tetapkan Pengganti Anggota yang Kosong

Di sisi lain, SC telah menetapkan Marah Sakti Siregar dan Sebatang Kayu Harahap sebagai pengganti anggota yang sebelumnya kosong. Keduanya akan bergabung dengan lima anggota SC lain untuk menjalankan tugas penting, termasuk menyusun syarat-syarat calon Ketua Umum PWI.

Langkah ini menjadi krusial karena kongres bukan hanya soal penyelenggaraan forum, tetapi juga penentuan arah organisasi setelah konflik internal berkepanjangan. Pada hari kedua, pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI akan menjadi agenda utama yang diharapkan bisa menutup babak kemelut di tubuh organisasi wartawan tersebut.

Jadwal Kongres Dua Hari di BPPTIK

Kongres Persatuan PWI dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 29-30 Agustus 2025, di BPPTIK Kementerian Komunikasi dan Digital. Hari pertama akan diisi dengan agenda konsolidasi organisasi, sedangkan pemilihan pejabat penting PWI digelar pada hari kedua.

Dengan dua soal krusial yang kini sudah diputuskan, kongres di Cikarang dipandang sebagai momentum paling menentukan untuk mengakhiri masa sulit yang selama ini membayangi PWI.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.