Gordon Ramsay kembali jadi sorotan, bukan karena dapurnya yang sibuk atau acara televisinya yang ramai, melainkan karena kabar kesehatannya. Koki asal Inggris itu mengungkapkan bahwa ia baru saja menjalani pengangkatan sel kanker kulit di bawah telinganya. Dalam unggahan terbarunya di Instagram, Ramsay menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada tim The Skin Associates yang menangani prosedur tersebut dengan cepat dan baik. Pesan itu juga ia selipkan dengan pengingat penting: jangan meremehkan perlindungan dari sinar matahari.
Karsinoma sel basal dan mengapa perlu diwaspadai
Kondisi yang dialami Ramsay disebut sebagai basal cell carcinoma atau karsinoma sel basal, salah satu bentuk kanker kulit yang paling umum. Meski sering berkembang lambat, jenis kanker ini tetap tidak boleh diabaikan karena bisa menimbulkan kerusakan jaringan bila terlambat ditangani. Menurut Mayo Clinic, kanker kulit terjadi ketika sel-sel kulit tumbuh tanpa kendali. Dalam beberapa kasus, sel abnormal itu dapat menyebar ke bagian tubuh lain.
Karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa termasuk jenis yang paling sering ditemukan. Keduanya umumnya dapat disembuhkan bila terdeteksi lebih awal dan segera mendapat penanganan medis. Berbeda dengan melanoma yang dikenal lebih berbahaya karena mampu menyebar lebih cepat, dua jenis kanker ini sering kali masih bisa dikendalikan jika pasien sigap memeriksakan diri.
Tanda yang kerap terlihat sepele
Salah satu tantangan terbesar dari karsinoma sel basal adalah gejalanya yang sering tampak biasa saja. Benjolan bening yang mudah berdarah, atau luka pada kulit berwarna coklat, hitam, hingga biru, bisa menjadi tanda yang patut dicurigai. Karena terlihat seperti iritasi ringan atau masalah kulit umum, banyak orang cenderung menunda pemeriksaan.
Padahal, justru pada tahap awal inilah peluang penanganan terbaik terbuka lebar. Itulah sebabnya perubahan kecil pada kulit, terutama di area yang sering terkena matahari seperti wajah, telinga, dan leher, tidak seharusnya diabaikan.
Risiko tinggi dan langkah pencegahan
World Cancer Research Fund mencatat ada 331.722 kasus baru kanker kulit pada 2022. Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris berada di posisi teratas dalam jumlah kasus. Data ini menunjukkan bahwa kanker kulit bukan persoalan yang bisa dianggap jauh dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang rutin beraktivitas di luar ruangan.
Risiko meningkat pada orang yang sering terpapar sinar matahari, memiliki riwayat keluarga dengan kanker kulit, atau mengonsumsi obat-obatan tertentu. Karena itu, perlindungan dasar seperti tabir surya, pakaian pelindung, dan pemeriksaan kulit secara rutin ke dokter menjadi langkah yang penting. Pesan Ramsay soal pentingnya menjaga kulit dari paparan matahari terasa relevan, terutama karena kasusnya sendiri terjadi di area yang kerap terpapar langsung.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












