Sebanyak 509 warga Jakarta Utara telah lolos dalam verifikasi program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah melalui tahap verifikasi oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara. Dari jumlah tersebut, 171 orang memilih layanan keberangkatan satu arah, sementara 338 lainnya mendaftar untuk layanan pulang-pergi. Para peserta yang berhasil lolos verifikasi berasal dari klaster satu hingga tiga, dengan 20 kota tujuan yang telah ditetapkan.
Destinasi paling diminati oleh peserta adalah Solo, diikuti oleh Wonogiri, Palembang, dan Semarang. Selain itu, kota-kota lain seperti Yogyakarta, Pekalongan, dan Purwokerto juga mencatat tingkat keterisian kursi yang tinggi. Selain melayani penumpang, pihak penyelenggara juga memfasilitasi pengiriman lima unit sepeda motor milik pemudik untuk mendukung mobilitas mereka selama di kampung halaman.
Ketertiban peserta selama proses pendaftaran hingga verifikasi mendapat apresiasi dari pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait program ini. Kepala Seksi Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Sulistiyono Widodo, menegaskan bahwa program mudik gratis tahunan ini bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Program ini juga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan menekan penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.
Salah seorang peserta, Tanto (51) dari Semper Timur, merasa terbantu dengan program mudik gratis ini. Dia berencana untuk mudik ke Sidoarjo, Jawa Timur, dan menyatakan bahwa proses pendaftaran sangat mudah dilakukan secara daring dengan melampirkan KTP dan Kartu Keluarga. Tanto pun berharap agar kuota program ini terus bertambah setiap tahun agar lebih banyak warga dapat merasakan manfaatnya.










