69% Konsumen Yakin dengan Suplemen Mereka: Fakta Terbaru

Studi Herbalife: Kesadaran Preventif Meningkat di Asia Pasifik

Menurut hasil studi terbaru dari Herbalife, 92 persen masyarakat di kawasan Asia Pasifik telah menyadari pentingnya upaya preventif dalam menjaga kesejahteraan secara keseluruhan. Hal ini tercermin dari kesadaran masyarakat dalam memilih makanan sehat, berolahraga, dan mengonsumsi suplemen kesehatan sebagai langkah preventif. Director Herbalife, Alex Teo, menyatakan bahwa penggunaan suplemen saat ini telah menjadi pilihan untuk mendukung kesehatan secara umum, meningkatkan imunitas, dan membantu mencapai tujuan kesehatan.

Konsumsi Suplemen di Indonesia

Survei yang dilakukan terhadap 9 ribu konsumen di 11 pasar pada Mei 2025 menunjukkan bahwa sekitar 88 persen konsumen di Indonesia mengonsumsi suplemen secara rutin. Namun, hanya 69 persen dari mereka yang mengaku yakin telah membuat keputusan bertanggung jawab dalam memilih suplemen.

Alex Teo menjelaskan bahwa pengambilan keputusan yang bertanggung jawab melibatkan pemahaman menyeluruh mengenai komposisi produk, kualitas, dosis yang diperlukan, batas konsumsi, serta interaksi yang mungkin terjadi dengan obat-obatan lain. Tanpa pemahaman yang cukup, konsumen dapat kesulitan memperoleh manfaat dari suplemen secara aman dan efektif.

Tantangan Kesadaran Konsumen

Studi Herbalife juga mengungkapkan kesenjangan pengetahuan konsumen terkait suplemen, terutama dalam hal cara mengonsumsi dengan aman dan efektif. Banyak konsumen, terutama kelompok Boomers, belum memiliki pemahaman yang cukup dan cenderung kurang peduli terhadap pentingnya pengambilan keputusan yang tepat terkait suplemen.

Selain itu, kurangnya pengetahuan terkait interaksi suplemen dengan obat-obatan juga menjadi perhatian. Beberapa responden tidak menyadari dampak negatif dari konsumsi suplemen secara berlebihan, seperti dalam kasus asupan kalsium yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Tanggung Jawab Bersama dalam Konsumsi Suplemen

Untuk mengatasi tantangan ini, perlu adanya tanggung jawab bersama antara konsumen, tenaga kesehatan, dan penyedia suplemen. Konsumen diharapkan dapat mencari informasi yang valid dan mempertimbangkan nasihat dari ahli kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen. Di sisi lain, penyedia suplemen harus memberikan informasi yang jelas, serta memastikan kualitas, keamanan, dan efektivitas produknya.

Edkukasi terus ditingkatkan agar konsumen dapat membuat keputusan yang lebih baik dan memastikan bahwa penggunaan suplemen merupakan bagian yang bertanggung jawab dalam gaya hidup sehari-hari. Dengan kerjasama yang baik antara konsumen, penyedia suplemen, dan tenaga kesehatan, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan jangka panjang secara lebih efektif.

Source link