Red Bull Cliff Diving World Series 2026 di Broken Beach, Bali
Broken Beach, Bali, akan menjadi tuan rumah pembuka musim Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Acara lompat tebing bergengsi ini akan diikuti oleh 24 atlet dari 14 negara yang akan menampilkan kemampuan akrobatik terbaik mereka di depan tebing terjal Samudera Hindia.
Alasan Memilih Bali Sebagai Lokasi Pembuka
Orlando Duque selaku Sports Director of Red Bull Cliff Diving World Series memilih Bali sebagai lokasi pembuka karena keindahan alam pulau tersebut. Tebing-tebing yang indah dan beragam di Bali menciptakan lanskap yang sangat cocok sebagai arena lompat tebing kelas dunia. Bali disebutnya seolah menjadi “taman bermain” bagi para atlet dengan air terjun, tebing, dan alam hijau yang hangat.
Pada awalnya, kompetisi tersebut direncanakan di Air Terjun Kroya, Buleleng. Namun, karena kondisi cuaca tidak memungkinkan, lokasi kompetisi dipindahkan sepenuhnya ke Broken Beach, Nusa Penida. Meskipun para atlet awalnya antusias dengan rencana lompatan dari atas pohon di Air Terjun Kroya, situasi ini tidak aman dan mengharuskan pemindahan lokasi.
Antusiasme Para Atlet
Para atlet, seperti Xantheia Pennisi asal Australia dan Aidan Heslop asal Inggris, merasa senang dengan pemilihan Bali sebagai lokasi acara. Mereka menilai Bali sebagai pulau yang indah dengan air hangat dan temperatur yang ideal. Kepulangan mereka ke Bali untuk bersaing dalam Red Bull Cliff Diving World Series 2026 memberikan kesan spesial dan antusiasme yang tinggi.
Gelaran ini juga sejalan dengan upaya pengembangan sport tourism di luar kawasan Bali Selatan. A.A. Made Anggia Widana dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali menyatakan bahwa Pulau Bali memiliki potensi sport tourism yang menjanjikan di berbagai destinasi di luar kawasan wisatawan yang sudah dikenal. Hal ini akan membawa dampak positif bagi promosi pariwisata pulau ini.
Jadwal Tur Red Bull Cliff Diving World Series 2026
Setelah Bali, para atlet akan melanjutkan kompetisi ke lima negara lainnya. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan trofi King Kahekili dan hadiah lainnya di berbagai lokasi, seperti St. Petersburg, Florida, Amerika Serikat; Opera House Kopenhagen, Denmark; Mostar, Bosnia dan Herzegovina; Polignano a Mare, Italia; dan terakhir di Muscat, Oman.
Red Bull Cliff Diving World Series 2026 memang menjadi ajang yang dinanti-nantikan oleh para pencinta olahraga ekstrem dan merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia untuk atlet lompat tebing.
Cahya Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini












