Warga Indonesia Buat 9 Juta Gambar di Gemini Setiap Hari

Pengguna Gemini di Indonesia membuat hampir sembilan juta gambar kustom setiap hari melalui fitur Nano Banana. Menurut Google, angka tersebut merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara dan menempatkan Indonesia sebagai negara paling kreatif di kawasan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan berbasis Gemini.

Data itu dipaparkan Vice President Google untuk Southeast Asia and South Asia Frontier, Sapna Chadha, dalam konferensi pers daring Gemini Report: Southeast Asia 2026 pada pertengahan Juli 2026. Laporan tersebut memotret penggunaan Gemini dalam keseharian masyarakat di enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

“Di Indonesia, satu dari setiap tiga prompt (perintah) bersifat murni kreatif. Masyarakat Indonesia menghasilkan sembilan juta gambar kustom setiap hari untuk mewujudkan ide-ide mereka, jumlah terbanyak di kawasan Asia Tenggara,” ujar Sapna.

Perangkat seluler dan input multimodal mendominasi

Tingginya aktivitas kreatif pengguna Indonesia berkaitan dengan pola penggunaan Gemini melalui telepon genggam. Sebanyak 82 persen prompt dari Indonesia dikirim menggunakan perangkat seluler. Hampir separuh perintah juga telah memanfaatkan input multimodal, berupa suara atau gambar, bukan hanya teks.

Menurut Sapna, pola tersebut menjadi salah satu karakter khas pengguna Gemini di Indonesia. Masyarakat dapat menyampaikan gagasan melalui suara atau gambar ketika sedang bepergian, sehingga proses menuangkan ide tidak bergantung pada perintah tertulis.

Direktur Google Ads Solutions untuk Asia Tenggara, Samuele Saini, mengatakan Gemini memungkinkan orang yang memiliki ide kreatif tetapi tidak dibekali kemampuan artistik untuk menghasilkan karya. Pengguna cukup menyampaikan perintah dalam bahasa sehari-hari agar gagasannya dapat diwujudkan secara visual.

“Sejak kita meluncurkan Nano Banana pada Agustus 2025, pengguna telah menciptakan lebih dari 5 miliar gambar di seluruh Asia Tenggara. Itu sangat banyak,” kata Saini.

Bahasa lokal banyak digunakan

Interaksi dengan Gemini di Asia Tenggara juga didominasi bahasa ibu. Hampir 70 persen prompt di kawasan disampaikan dalam bahasa lokal. Vietnam mencatat proporsi tertinggi sebesar 89 persen, disusul Thailand 87 persen dan Indonesia 84 persen.

Dalam penilaian AI Singapore melalui tolok ukur Southeast Asia Holistic Evaluation of Language Models atau SEA-HELM, Gemini dinilai sebagai model bahasa dengan performa keseluruhan terbaik untuk bahasa-bahasa Asia Tenggara.

Secara global, aplikasi Gemini disebut telah melayani lebih dari 900 juta pengguna di 230 negara dan mendukung 70 bahasa. Khusus di Asia Tenggara, jumlah pengguna aktifnya meningkat lebih dari dua kali lipat selama 12 bulan terakhir.

“Di Asia Tenggara, jumlah pengguna aktif aplikasi Gemini melonjak lebih dari dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir. Faktanya, pertumbuhan ini mencetak rekor tercepat dibandingkan aplikasi Google lainnya yang pernah kami luncurkan di kawasan ini,” ujar Sapna.

Google juga menyebut Gemini sebagai asisten AI yang paling banyak dicari di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Gemini Report: Southeast Asia 2026 menjadi laporan pertama perusahaan tersebut yang secara terperinci membahas pemanfaatan Gemini untuk belajar, bekerja, dan berkreasi di enam negara Asia Tenggara.

Source link