Resep Salmon Lodeh: Perpaduan Modern dan Tradisional

Sayur lodeh mendapat sentuhan modern dengan tambahan fillet salmon yang dimasak secara terpisah menggunakan teknik pan-seared. Perpaduan ini mempertahankan karakter kuah santan dan sayuran yang akrab dalam masakan rumahan, sekaligus menghadirkan tekstur serta sumber protein berbeda dalam satu sajian.

Pada sajian tersebut, salmon tidak langsung dimasukkan ke dalam kuah lodeh. Fillet dimasak lebih dahulu dengan teknik pan-seared agar dagingnya tetap lembut dan tidak mudah hancur ketika disajikan bersama kuah santan. Proses itu juga menghasilkan kulit salmon yang renyah, menciptakan kontras dengan tekstur sayuran yang lembut dan kuah lodeh yang gurih.

Memadukan cita rasa tradisional dan teknik modern

Sayur lodeh selama ini dikenal sebagai hidangan rumahan yang menggunakan aneka sayuran dan kuah santan. Menu ini lazim disajikan sebagai pelengkap makan siang maupun makan malam. Penambahan salmon membuat sajian tersebut tampil berbeda tanpa menghilangkan unsur utama lodeh, yakni kuah santan yang gurih dan paduan sayuran.

Teknik memasak menjadi bagian penting dalam penyajian ini. Salmon dan lodeh diolah secara terpisah untuk menjaga kualitas masing-masing bahan. Dengan cara tersebut, salmon tetap memiliki daging yang lembut dan kulit yang renyah, sementara sayuran dapat berpadu dengan kuah santan tanpa membuat fillet kehilangan bentuk.

Perpaduan bahan dan teknik itu menghadirkan interpretasi baru terhadap masakan tradisional. Cita rasa lodeh tetap menjadi dasar sajian, sedangkan salmon pan-seared memberikan elemen modern melalui tekstur dan karakter dagingnya. Menu ini juga menambah asupan protein berkualitas dalam hidangan yang sebelumnya lebih dikenal sebagai olahan sayuran bersantan.

Inovasi kuliner di FHI 2026

Gagasan pengembangan menu tersebut hadir di tengah pertumbuhan industri makanan dan minuman atau F&B di Indonesia. Perkembangan sektor ini mendorong pelaku usaha dan chef profesional untuk terus mencari inovasi, baik dalam penggunaan bahan maupun teknik pengolahan.

Dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Flora Food Group memperkenalkan BlueBand Santan Kelapa serta rangkaian Flora Professional. Produk-produk itu ditawarkan sebagai solusi untuk kebutuhan kuliner rumah tangga maupun sektor foodservice.

Head of Marketing PT Flora Food Indonesia Ade Savitri mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk yang mendukung proses memasak dengan bahan berkualitas dan hasil yang optimal.

Selama penyelenggaraan FHI 2026, Flora Food Group juga mengadakan sesi berbagi, demonstrasi memasak, dan menu tasting bersama sejumlah chef. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menginspirasi pelaku industri kuliner dalam mengembangkan kreasi menu, termasuk mengolah bahan dan produk yang tersedia menjadi sajian dengan pendekatan yang lebih beragam.

Source link