Berita terbaru dari Tempo.co mengungkap karakteristik yang membuat seseorang terlihat keren dan populer, menarik perhatian dari Journal of Experimental Psychology: General. Penelitian melibatkan hampir 6.000 responden dari 12 negara yang berbeda, menemukan bahwa ada enam sifat utama yang membentuk kesan “cool”: ekstrovert, hedonistik, berkuasa, suka berpetualang, terbuka, dan mandiri.
Hasil studi ini menunjukkan bahwa, meskipun partisipan berasal dari latar belakang yang beragam, seperti usia, gender, pendapatan, dan pendidikan, persepsi tentang orang keren tetap konsisten. Kata “cool” dapat diinterpretasikan sebagai orang yang independen, suka petualangan, dan kuat, sementara orang yang baik seringkali dianggap patuh, tradisional, aman, dan hangat.
Meskipun demikian, studi ini memiliki keterbatasan seperti usia mayoritas responden yang di bawah 30 tahun dan keberagaman kultural. Hasilnya juga menunjukkan bahwa keinginan untuk terlihat keren puncaknya saat remaja, memengaruhi gaya bicara, pilihan konsumsi, dan aktivitas hiburan. Namun, peserta diminta untuk mempertimbangkan perbedaan antara orang yang keren dan baik menurut pandangan pribadi mereka.
Menariknya, peneliti mengungkap bahwa anak yang berusaha terlihat keren dengan cara ekstrem, misalnya perilaku berisiko, cenderung mengalami masalah di usia dewasa. Sementara itu, prinsip kesuksesan jangka panjang adalah seberapa disukai seseorang dalam hubungan sosial. Oleh karena itu, konsep “terlalu keren untuk sekolah” tidak selalu menggambarkan keberhasilan jangka panjang dengan baik.












