Profil Yusuf Permana: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres

Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres), menjadi sorotan setelah mengembalikan ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia. Tindakan itu diambil setelah ID Pers tersebut dicabut oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Setpres karena wartawan CNN Indonesia bertanya tentang Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Yusuf Permana menyatakan bahwa Kepala BPMI, Erlin Suastini, telah meminta maaf kepada Diana dan CNN Indonesia dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres, Yusuf Permana dilantik pada 29 November 2024 dan merupakan salah satu dari 24 pejabat baru di Kemensetneg. Lahir di Jakarta pada 24 September 1975, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gunadarma pada 1998. Sebelum menjabat di Kemensetneg, Yusuf Permana pernah menjadi staf pribadi suami Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Taufiq Kiemas, dari 1999 hingga 2002.

Pada tahun 2020, Yusuf Permana menjadi komisaris di PT Djakarta Lloyd (Persero), diikuti dengan jabatan sebagai komisaris di PT Pelindo I pada 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada 2023, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada 2024. LHKPN tahun 2023 mencatat kekayaan Yusuf Permana sebesar Rp13,33 miliar, dengan total kekayaan bersih sekitar Rp10,83 miliar. Kekayaan tersebut terdiri dari tanah, bangunan, satu unit mobil Mitsubishi Pajero tahun 2010, surat berharga, serta kas dan setara kas.

Keseluruhan, tindakan Yusuf Permana dalam mengembalikan ID Pers dan profil kehidupannya mencerminkan penyesuaian setelah insiden serta perjalanannya dalam dunia politik dan bisnis di Indonesia.

Source link