Pada Kamis (3/10/2025) sore, terdakwa Basri Bin Badarong divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Samarinda, dalam kasus nomor 33/Pid.Sus-TPK/2025/PN Smr. Sidang dipimpin oleh Agung Prasetyo SH MH bersama Hakim Anggota Lili Evelin SH MH dan H Mahpudin SH MM MKn. Putusan tersebut menyatakan bahwa Basri dibebaskan dari dakwaan primair tetapi terbukti bersalah dalam dakwaan subsidair. Denda yang dijatuhkan adalah 4 tahun penjara dan denda sejumlah Rp250 Juta, dengan ancaman pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sejumlah Rp914.719.450,00. Jika uang pengganti tersebut tidak dibayar dalam satu bulan, harta bendanya dapat disita dan dilelang. JPU Agus Supriyanto SH MH menuntut Basri dengan pidana 7 tahun penjara, atas dakwaan penyalahgunaan anggaran Kampung Abit, Kubar. Perbuatan Basri dianggap melawan hukum dan merugikan keuangan negara, dengan nilai kerugian sebesar Rp914.719.450,00. Khususnya, terkait dengan bantuan keuangan senilai Rp1.424.369.013,00. Setelah putusan dibacakan, baik JPU maupun Basri menyatakan akan berpikir-pikir terlebih dahulu.
Petinggi Kampung Abit Kubar: Divonis Bersalah – Apa yang Perlu Anda Ketahui
Read Also
Recommendation for You

Menteri Ketenagakerjaan Tekankan Pentingnya Pelatihan Vokasi Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, pelatihan vokasi menjadi faktor…

Menaker Yassierli: Program JKP sebagai Bantalan Sosial bagi Pekerja yang Kehilangan Pekerjaan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)…

Afriansyah Noor Mendorong Generasi Muda Ciptakan Lapangan Kerja Baru Di Jakarta, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah…

Prabowo Subianto Rilis Kebijakan Perlindungan Pekerja 2026 Presiden Prabowo Subianto mengumumkan sejumlah kebijakan perlindungan pekerja…

Pemerintah Setujui Penerapan Standar Kerja untuk Awak Kapal Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (Foto: Exclusive/Hms) Pemerintah Indonesia…







