Setelah empat hari pencarian tanpa jeda, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Khoirul Anam (17), warga Gunung Guntur, Balikpapan, yang dilaporkan tenggelam di Pantai Kemala, Kota Balikpapan. Remaja itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah operasi pencarian diperluas ke sejumlah titik di perairan sekitar lokasi kejadian.
Pencarian Diperluas Hingga 20 Nautical Mile
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Balikpapan, Dody Setiawan, mengatakan seluruh unsur SAR bergerak bersama menyisir area yang diduga menjadi jalur korban terbawa arus. Pada hari keempat, tim lebih dulu menggelar briefing untuk menyusun strategi pencarian lanjutan di area sekitar lima nautical mile persegi. Sejumlah armada dikerahkan, mulai dari rubber boat, speedboat Lanal Balikpapan, hingga RIB Lanal.
Upaya itu membuahkan hasil ketika korban ditemukan sekitar 20 nautical mile dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, jenazah Khoirul langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang dan keluarga.
Arus Kuat Jadi Pemicu Insiden
Peristiwa nahas ini bermula saat Khoirul bersama dua rekannya berenang di Pantai Kemala. Arus laut yang kuat diduga membuat korban terseret ke tengah laut. Salah satu rekannya sempat berusaha menolong, namun Khoirul kemudian menghilang dari pandangan.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Seluruh personel yang terlibat pun kembali ke satuan masing-masing setelah menyelesaikan rangkaian evakuasi.
Apresiasi untuk Seluruh Unsur yang Terlibat
Dody Setiawan menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian, mulai dari KPP Balikpapan, TNI AL, Satpolairud, Brimob, Ditsamapta, BPBD, Sat Pol PP, PMI, DKK Balikpapan, ORARI, hingga Banda Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pencarian di medan yang tidak mudah.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












